Dua Mahasiswa Polines Raih Panasonic Scholarship 2026 Senilai Rp22 Juta
Satria Dwiangga Sihantoro
Penulis
Jakarta — Dua mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) berhasil meraih Panasonic Scholarship 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan biaya dalam melanjutkan pendidikan.
Dua mahasiswa Polines yang terpilih sebagai penerima beasiswa adalah Adinda Massa Merah Lawan Tirani, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, serta Afin Bastian Nugroho, mahasiswa Jurusan Akuntansi, Program Studi Sarjana Terapan Perbankan Syariah.
Panasonic Scholarship merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Panasonic yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang memenuhi persyaratan akademik dan kondisi ekonomi tertentu.
Di Indonesia, program tersebut dikenal sebagai Panasonic Scholarship Asia. Sejak 2014, program ini diarahkan untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan di dalam negeri, sebagai bagian dari komitmen Panasonic dalam mendukung pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di kawasan Asia.
Pada tahun 2026, Panasonic Scholarship dibuka bagi mahasiswa jenjang D3, D4, S1, dan S2. Besaran bantuan pendidikan yang diberikan sekitar Rp22 juta per tahun bagi mahasiswa D3/D4/S1 dan sekitar Rp32 juta per tahun bagi mahasiswa S2. Bantuan tersebut umumnya diberikan secara bertahap setiap kuartal selama penerima masih aktif menjalani studi dalam periode satu tahun.
Keberhasilan Adinda dan Afin menjadi penerima Panasonic Scholarship 2026 menjadi capaian yang membanggakan bagi Polines. Beasiswa ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi akademik dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Polines terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri, termasuk program beasiswa dari mitra industri. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri diharapkan dapat semakin memperluas akses mahasiswa terhadap dukungan pendidikan sekaligus memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja. ang
Galeri Foto (2 foto)