Dalam suasana pagi yang sejuk, Ir. Supriyadi, MT, Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) secara resmi me-Launching kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke 37 Polines. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Gedung Direktorat, Kampus Polines, Tembalang, Semarang, Jumat (19/7) berlangsung semarak. Acara launching dihadiri jajaran pimpinan Polines serta ratusan pegawai baik dosen maupun tenaga kependidikan.

Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines) Ir. Supriyadi, MT melepas 10 pegawai yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2019. Pelepasan berlangsung di Aula Masjid Darul Hikmah, Kampus Polines, Tembalang, Kamis, (4/7). Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Polines, Saniman Widodo, SE, MM melaporkan, calon jamaah haji Polines yang berangkat 2019 ini berjumlah 10 orang dari berbagai unit.

Batik merupakan salah satu identitas bangsa ini yang harus dihargai, dilestarikan dan dimasyarakatkan seperti ucapan dari Sukardi Rinakit yang dilansir pada sebuah surat kabar elektronik nusakini.com 4 oktober 2017 yaitu “Ini nation branding, ini (batik) identitas kita, ini pemersatu kita, ini sebenarnya juga sumber ekonomi kita”. Dari apa yang telah disampaikan oleh Sukardi Rinakit peluang dari komoditas batik sangatlah besar, namun proses pembuatan batik yang membutuhkan waktu yang lama dan proses yang panjang menjadikan jumlah batik yang dapat diproduksi tidak banyak.

Dalam rangka meningkatkan pengembangan dan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi Tanah Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti kembali mebuka program World Class Professor (WCP), yakni sebuah program yang mengundang profesor kelas dunia, baik dari dalam maupun luar negeri untuk menjadi visiting professor di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Program WCP ini akan menjadi sarana peneliti Indonesia untuk bisa berkolaborasi dalam riset dan publikasi bersama profesor kelas dunia.

Proses penguapan air laut dalam pembuatan garam menjadi kendala bagi petani garam Desa Raci Kabupaten Pati. Selain membutuhkan waktu lama, teknologi yang digunakan juga masih tergolong konvensional yang masih bergantung pada panas matahari sehingga saat musim penghujan seringkali terjadi gagal panen. “Faktor yang menjadi kendala utama pembuatan garam adalah proses mengubah air laut dari tingkat kekentalan (viskositas) 30x10-3 Ns/m2 ke tingkat viskositas 25x10-3 Ns/m2 “, tutur Rifa’i selaku ketua kelompok tani garam Mentari Jaya di Desa Raci.

Tim PKM Kewirausahaan (PKM-K) Politeknik Negeri Semarang menciptakan inovasi kopi dari tanaman lempuyang yang diberi nama “Industri Lempuyang Coffe Blend”. Ketua dari Tim PKM-K in yaitu Budi Santoso (Administrasi Bisnis) di bawah dosen pendamping Iwan Budiyono S.E., M. Si, Akt. dan beranggotakan 4 orang yaitu Etiek Apriliyani Mukharomah (Administrasi Bisnis), Rhiyo Yudha Febriyano (Teknik Sipil), Sumanto (Administrasi Bisnis), dan Elen Puspitasari (Administrasi Bisnis).