Politeknik Negeri Semarang (Polines) belum lama ini menggelar seminar konsorsium internasional yang dihadiri utusan dari 22 kampus politeknik di Indonesia.

Acara ini diselenggarakan sebagai langkah awal pembentukan Forum Kerjasama Internasional antar Politeknik Se-Indonesia , di Hotel Grand Candi, Semarang, belum lama ini.

Acara ini menghadirkan pembicara antara lain Dr. Totok Prasetyo, BEng, MT (Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemristekdikti), Prof. Shiao Shing Chen, Ph.D (National Taipei University of Technology, Taiwan), dan Dr. Jeng-Yih Hsu, (National Kaohsiung First University of Science and Technology, Taiwan).

Dalam paparannya Dr. Totok Prasetyo, BEng, MT menyampaikan bahwa pemerintah berfokus pada penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Hal ini didasari untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia kiranya dapat bermanfaat bagi bangsa, bukan malah sebaliknya. Sehingga pendidikan vokasi bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki bekal ketrampilan yang memadai.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Polines , Dra. Lusia M Silitonga, MPd, dalam kesempatan terpisah mengatakan kegiatan seminar digelar dengan tujuan selain untuk menguatkan KUI Polines juga berbagi kerjasama internasional antar Politeknik Se-Indonesia serta membangun jejaring kerjasama antar Politeknik Se-Indonesia. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, kesinambungan dan resiprokalitas inisiasi kerjasama internasional antar politeknik di Indonesai dengan lembaga pendidikan tinggi di luar negeri. “Melalui acara ini kiranya embrio forum kerjasama internasional politeknik di Indonesia dapat terbentuk," ujarnya.