Guna menambah wawasan dan dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat di Desa Selo, TIM PKM-Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Semarang melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan wortel untuk pembuatan keripik wortel. Kegiatan ini diketuai oleh Oktaviana Indri Astuti (Jurusan Akuntansi), dengan 3 anggota yaitu Wahyu Budi Lestari (Jurusan Akuntansi), Bayu Tri Atmaja (Jurusan Teknik Mesin), Bani Wibowo (Jurusan Teknik Mesin) dengan didampingi oleh Ibu Siti Hasanah,S.Ag., M.Ag.

Gagasan kegiatan ini bermula dari melimpahnya hasil panen di selo salah satunya wortel sehingga menjadikan daerah ini memiliki banyak persediaan wortel. Namum, muncul permasalahan baru yaitu karena sifat wortel yang tidak bisa tahan lama menyebakan masyarakat menjual hasil panen pertaniannya langsung kepada pengepul atau konsumen yang harga jualnya relatif rendah. Padahal, apabila hasil pertanian dapat diolah menjadi suatu produk olahan tertentu, maka akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Ketua Petani Selo, sekaligus Ketua Rt03/Rw05 Dukuh Jarak Lor yaitu Bapak Medi sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan wortel untuk pembuatan keripik wortel sangat bermanfaat dan menambahkan ilmu yang baru bagi masyarakat serta sebagai salah satu cara untuk dapat mengembangkan usaha kecil masyarakat yang dapat meningkatkan perekonomian di selo.

TIM PKM ini mengawali kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan wortel untuk pembuatan keripik dengan tahap persiapan pelaksanaan kegiatan, yaitu persiapan tim dengan melakukan rapat koordinasi dan melakukan sosialisasi mengenai kegiatan pengabdian yang tujuannya untuk memberikan gambaran awal serta memberikan pengetahuan tentang olahan berbahan dasar wortel ini. Kemudian tahap pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang didampingi oleh dosen pendamping yaitu Ibu Siti Hasanah,S.Ag., M.Ag yang kami lakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat ini, TIM PKM kami juga memberikan pelatihan mengenai pengemasan keripik yang dapat menarik minat konsumen dengan cara pengemasan dengan menggunakan kemasan standing pouch yang dapat memberikan kemudahan pada konsumen.  Selain itu, kami juga memberikan pelatihan tentang sistem pemasaran secara digital kepada masyarakat dengan sistem pemesanan melalui Whatsapp dan instragram.