Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, transaksi pembayaran pun mengalami perubahan. Saat ini, masyarakat lebih mengharapkan keamanan, kenyamanan dan efisiensi dalam melakukan transaksi. Dari hal itulah, berkembang pembayaran menggunakan metode non-tunai. Demikian halnya, Politeknik Negeri Semarang (Polines) sebagai lembaga pendidikan tinggi terapan, terus berkomitmen mengikuti perkembangan dalam penerapan teknologi dan bahan pembelajaran kepada mahasiswanya.

Jurusan Akuntansi Polines mengikuti perkembangan teknologi revolusi industri 4.0 dengan mencanangkan inovasi pembelajarannya dalam bentuk yang nyata yaitu Laboratorium Hidup Polines Fintech.

Direktur Polines, Ir. Supriyadi, MT, saat melihat penerapan PolinesPay di kampus Polines, Kamis, (23/1) mengatakan, Laboratorium Hidup Polines Fintech ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang nyata dalam mengembangkan teknologi informasi dibidang perbankan khususnya e-payment yang diberi nama Polines-Pay. “Pada laboratorium ini diharapkan mahasiswa mampu mengenal dan mengoperasikan operasional aktifitas perbankan dengan memanfaatkan teknologi informasi, jelasnya.

Polines-Pay merupakan salah satu alat pembayaran elektronik berbasis teknologi yang diterapkan di Polines. Alat pembayaran non tunai ini diinisiasi pada tahun 2019 oleh Jurusan Akuntansi khususnya program studi Komputerisasi Akuntansi dan program studi Perbankan Syariah. Polines Pay salah satu produk inovasi perkembangan digital payment yang bertujuan untuk mengurangi transaksi penggunaan uang tunai di kampus Polines.

Polines – Pay merupakan salah satu bentuk e-payment yang digunakan dalam transaksi dengan memanfaatkan jaringan komputer dan internet. Nilai uang dari nasabah tersimpan pada kartu Polines-Pay dan database laboratorium.

Polines Pay juga memiliki manfaat antara lain memberikan kemudahan, kecepatan dan praktis dalam melaksanakan transaksi pembayaran, menjadikan pengguna tidak sulit menyiapkan uang tunai dalam pembayaran dan uang kembalian, serta mudah diaplikasikan karena dapat dipakai untuk beragam transaksi massal bernilai kecil dengan frekuensi tinggi.

Sarana, SE, MSi, dosen jurusan Akuntansi Polines yang turut membidani lahirnya Polines-Pay ini mengatakan, saat ini aktifitas yang penggunaan e-payment Polines – Pay ini dapat ditemui di berbagai transaksi pembayaran pada jurusan Akuntansi, contohnya pembayaran kompensasi, pembayaran pelatihan, pembayaran uji kompetensi dan juga transaksi pembelian makanan dan minuman di kantin Tata Niaga Politeknik Negeri Semarang (merchant) yang sudah bergabung dengan BMT Polidana dan Mobil Fintech Polines – Pay.

“Pelaksanaan Laboratorium Hidup Polines Fintech diharapkan dapat memahami tentang pelaksanaan penerapan financial technology di lingkungan kampus sehingga berjalan sejajar dengan pengetahuan yang telah dipelajari mahasiswa, juga diharapkan dapat memacu ide kreatif atau inovasi dari mahasiswa untuk senantiasa berpartisipasi dalam pengembangan Polines – Pay di bidang teknologi informasi keuangan lainnya,” jelasnya.